Hidup itu layaknya waktu yang terus berjalan dan takkan pernah bisa kembali lagi. jadi gunakanlah waktumu sebaik mungkin - Mewujudkan Insan Indonesia yang berkepribadian Pancasila, Unggul dalam Imtaq dan Iptek, agar mampu bersaing secara nasional maupun global - Mulailah aktivitas yang baik dengan ridha orang tua -

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2018

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2018

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online di SMA Negeri 1 Ajibarang tahun ini menerima 12 rombongan belajar dengan jumlah peserta didik baru kelas X sebanyak 432. Selanjutnya memasuki tahun ajaran baru 20018/2019, sekolah diwajibkan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Sekolah (MOS). Ketentuan MPLS untuk tahun ajaran ini masih mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 18 Tahun 2016. Tujuan utama MPLS adalah membangun suasana ramah, aman, nyaman dan menyenangkan bagi calon siswa baru.

MPLS dilaksanakan dengan tujuan diantaranya mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya serta menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. Selain itu dengan MPLS diharapkan dapat mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya. Dengan demikian segala macam bentuk perploncoan, budaya senioritas serta hukuman fisik tidak mendidik dilarang dilakukan selama MPLS.

MPLS bagi siswa baru dilaksanakan selama 3 hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. MPLS dilaksanakan hanya pada hari sekolah dan jam pelajaran. Hal ini bertujuan agar MPLS berfokus pada kegiatan untuk membantu siswa baru mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) yang sering menghabiskan waktu hingga 1 minggu dan melampaui jam sekolah kerap membuka kesempatan terjadinya penyelewangan dari tujuan kegiatan ini.

Sekolah bertanggungjawab bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah. Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru. Berbeda dengan MOS, kegiatan MPLS melarang siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni terlibat sebagai penyelenggara.

Kegiatan MPLS dapat dibantu siswa apabila terdapat keterbatasan jumlah guru. Siswa tersebut merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan/atau Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Jumlah siswa pendamping dibatasi hanya 2 per kelas dan tidak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk atau riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan.

Kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Ajibarang dibuka secara simbolik oleh Kepala SMA Negeri 1 Ajibarang sekaligus penyematan tanda peserta kepada wakil peserta didik baru kelas X.

Aplikasi